Bahasa Indonesia - Kelas V
Mengenal Gaya Bahasa (Majas Metafora, Personifikasi, & Hiperbola)
Selamat Datang, Murid Hebat! 👋
Silakan isi data diri kamu terlebih dahulu.
Apa itu Majas? 🤔
Majas adalah gaya bahasa dengan makna kiasan (bukan makna sebenarnya) yang dipilih penulis untuk menyampaikan pesan. Penggunaan majas membuat cerita menjadi lebih hidup, indah, dan menarik untuk dibaca.
1. Majas Metafora 🔥
Adalah majas yang menggunakan kata yang mewakili simbol atau ungkapan dari makna sebenarnya tanpa kata pembanding.
Contoh 1: "Rumah itu habis dilalap si jago merah." ➔ (Si jago merah = simbol Api)
Contoh 2: "Ali menjadi anak emas Pak Guru." ➔ (Anak emas = kiasan Anak Kesayangan)
Contoh 3: "Ibu membawa buah tangan dari Surabaya." ➔ (Buah tangan = Oleh-oleh)
2. Majas Personifikasi 📻🎵
Adalah majas yang mengumpamakan benda mati seolah-olah bernyawa dan memiliki sifat/perilaku seperti manusia.
Contoh 1: "Radio itu mendendangkan lagu merdu." ➔ (Radio diumpamakan bernyanyi seperti manusia)
Contoh 2: "Daun kelapa melambai-lambai di tepi pantai." ➔ (Daun diumpamakan melambaikan tangan)
Contoh 3: "Bel sekolah menjerit-jerit memanggil siswa." ➔ (Bel diumpamakan berteriak/menjerit)
3. Majas Hiperbola 🏃⚡
Adalah majas yang menggunakan kata-kata bermakna sangat berlebihan dari kenyataan untuk menekankan maksud.
Contoh 1: "Ia berlari secepat kilat." ➔ (Berlari sangat cepat diumpamakan melebihi cahaya)
Contoh 2: "Suaranya menggelegar membelah angkasa." ➔ (Suara keras berlebihan seolah membelah langit)
Contoh 3: "Air matanya membanjiri pipinya." ➔ (Menangis diumpamakan seperti air banjir)